by

PLT Kelompok Nelayan Masyarakat Kecamatan Banyuates, Muhlis, mengatakan, “Dengan Adanya Pemboran oleh Petronas, Ekonomi Para Nelayan, Kian Terpuruk”.

-Sosial-380 views

Sampang, Madura, sb.com

Terkait pengeboran Sumur Hidayah 1 yg d lakukan oleh PT Petronas Carigali Ketapang LTD2 yg terletak d wilayah Kecamatan Banyuates kabupaten.Sampang,. berdampak besar bagi kehidupan para nelayan dan masyarakat sekitar, baik secara Ekonomi maupun dampak sosial.

Atas ekplorasi dan ekploitasi yang dilakukan oleh Migas Sumur Hidayah 1 dan pemerintah daerah terkesan kurang memperhatikan masyarakat sekitar,

PLT Kelompok nelayan Masyarakat Kecamatan Banyuates, Muhlis, mengatakan, “Pihaknya sudah mengajukan permohonan ganti rugi, kepada pihak Petronas, seharusnya masyarakat menerima kompensasi dari kegiatan tersebut, karena dengan proyek tersebut, para nelayan menjadi sulit untuk mendapatkan tangkapan ikan, dan biaya bahan bakar solar menambah yg biasanya 5 liter cukup, sekarang harus 7 liter, karena jarak tempuh nelayan menangkap ikan semakin jauh”.

Ironisnya, ganti rugi rumpon yang seharusnya diterima oleh pemilik rumpon sebesar 6 juta rupiah, yang diterima oleh pemilik rumpon 4 juta rupiah, dan ada dugaan terjadinya penggelembungan jumlah daftar nama pemilik rumpon.

Sampai berita ini diturunkan, nelayan dan masyarakat belum mendapatkan jawaban, dan mengenai AMDAL yang dipertanyakan oleh masyarakat juga, tidak digubris oleh pihak perusahaan, seharusnya pihak Petronas berpaling kepada aturan dan ketentuan amanat UUD  no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, Pasal 26 ayat 2 UU tersebut mengatur perlibatan masyarakat harus dilakukan berdasarkan prinsip pemberian informasi yang transparan dan lengkap serta diberitahukan sebelum kegiatan dilaksanakan, tetapi dalam hal ini masyarakat yang dimaksud meliputi yang terkena dampak, pemerhati lingkungan hidup tidak melibatkan masyarakat, baik dalam penyusunan rencana proses analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL).

Muhlis juga meminta kepada bapak Jokowi Widodo selaku bapak presiden republik Indonesia untuk menyikapi dan menyoroti terkait kasus ekplorasi dan ekploitasi migas di kecamatan Banyuates kab sampang ini. ( AA ).

News Feed