by

Usut Tuntas Mobil Inventaris Di Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi Bandung, dan Dugaan  Penggunaan Dana Proyek Tumpang Tindih !.

-Hukum-100 views

Bandung,sb.

Faktor yang paling mempengaruhi dalam membangun negeri ini, adalah ahklak dan tanggungjawab, karena dengan faktor inilah, kita diajarkan, bagaimana cara menghargai nilai – nilai kebangsaan, nilai – nilai rasa bertanggungjawab, nilai – nilai rasa menghargai sesama manusia, nilai – nilai saling menghargai pemberian / bantuan dukungan yang bertujuan untuk membangun bangsa ini, tanpa didasari faktor  ini, nonsen jika kita berbicara membangun bangsa dan Negara, terlepas dari seberapa besar permasalahan yang ada.

Seperti halnya yang terjadi di kelurahan Sukagalih, kecamatan Sukajadi Bandung, dimana inventaris Mobil Pick Up yang notabenenya dibantu oleh pemerintah kota untuk mendukung program – program yang ada di kelurahan, diduga raib,……padahal kita tahu, bentuan – bantuan yang dikucurkan tersebut menggunakan dana masyarakat, baik bantuan Pusat, Provinsi ataupun kota / kabupaten, atau juga bantuan dari luar negeri dan lain – lain, tetapi tidak luput masyarakatlah yang menjadi dasar utama turunnya bantuan tersebut, bagaimana mungkin ada bantuan tanpa di dasari kebutuhan masyarakat.

Untuk itu, pihak kelurahan  Sukagalih, kecamatan Sukajadi Bandung, seharusnya menyikapi hal tersebut, dimana mobil Pick Up tersebut, tidak jelas juntrungannya, dan dalam hal ini, Ormas Generasi Penggerak Anak Bangsa, Kota Bandung menghimbau, agar pihak aparat menelusuri keberadaan mobil tersebut, agar masyarakat kelurahan Sukagalih merasa bangga, bahwa mobil yang diperuntukkan untuk mendukung program – program di kelurahan, masih ada dan berfungsi untuk masyarakat.

Sangat ironis, ketika redaksi suarabangsaku.com, mengklarifikasi hal tersebut, kelurahan Sukagalih tidak menggubrisnya, dalam arti memberi jawaban, padahal jawaban tersebut sangat berguna bagi masyarakat kelurahan Sukagalih.

Surat klarifikasi  yang dilayangkan redaksi suarabangsaku.com, menyangkut dari beberapa hal, terkait dugaan program – program kelurahan yang diduga telah melenceng, misal, dalam program pembuatan pekerjaan septictank komunal, di lokasi tidak ada plank proyek, padahal fungsi plang tersebut adalah agar masyarakat tahu sumber dana, besarnya dana, dan dengan hal tersebutr, masyarakat bisa mengawasi, mengawal pekerjaan tersebut, karena masyarakat adalah bohir dari pekerjaan tersebut.

Ketika Asep Sambas, mengklarifikasi, dan diterima oleh Ekbang kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi, mengatakan “Saya belum membaca dukumen tentang pekerjaan tersebut, bahkan tidak tahu pihak ketiga yang mengerjakan pekerjaan tersebut, yang saya tahu adalah, dananya bersumber dari Dana Alokasi Umum ( DAU ), dan silahkan menanyakan ke ibu Lurah, sayangnya sampai berita ini diturunkan, jawaban tersebut tidak kunjung ada.

Ketua DPC GPAB kota Bandung, Sandy Pribadi, saat dimintai tanggapannya tentang hali ini, mengatakan “Akan menelusuri  sampai tuntas dugaan ketimpangan yang terjadi di kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi Bandung, agar kehadiran kami sebagai organisasi yang merupakan control sosial, dapat memberikan edukasi ke masyarakat, dan berfungsi mengawal program – program pemerintah, walaupun itu ada di tingkat kelurahan?.

( Red ).

 

News Feed