by

Rumah Tahan Gempa DISKIMRUM Jabar dan Perumnas Parahiyangan, Milik Siapa?

-Nasional-60 views

Bandung, SB.

Pembangunna Rumah Tahan Gempa yang di bangun oleh DISKIMRUM Jabar dan Perumnas Parahiyangan Kencana di Kabupaten Bandung, menimbulkan tanda tanya. Bangunan tersebut, sampai berita ini diturunkan, masih menimbulkan tanda tanya, karena sampai saat ini, perumahan tersebut tak kunjung usai, berbulan–bulan terlantar, dan terkesan tempat bersarang sarang burung wallet. Ironisnya, perumahan tersebut diperuntukkan untuk siapa, apakah untuk Karyawan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bandung, atau juga untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa Barat, atau juga untuk Perum Perumnas Reg IV, dan apa saja kriteria yang bisa menempati rumah tahan gempa tersebut.

Jika dilihat dari anggaran yang sudah dikeluarkan dalam membangun Rumah Tahan Gempa tersebut, cukup besar, miliaran rupiah ( lebih kurang 20 unit, dan ada yang dua lantai ), patut disayangkan, bangunan tersebut, berbulan – bulan terlantar. Ketua Umum Ormas Generasi Penggerak Anak Bangsa, Elfin S. BE, saat ditemui oleh tim investigasi Suara Bangsaku, mengatakan  “Dana untuk pembangunan Rumah Tahan Gempa tersebut adalah dana dari rakyat, bukan dana yang didapat dari mendapat undian harapan atau dana dari menang judi, atau dana yang dirampok dari bank, atau juga dana yang didapat dari sihir, tetapi dana tersebut adalah dana rakyat, untuk itu harus digunakan tepat sasar, jangan sampai membias dan sirna dimakan mahluk halus“.

Elfin juga menambahkan, agar pelaksana pembangunan tersebut, benar – benar dilaksanakan sesuai peruntukkannya, berapa jumlah unit yang akan dibangun, siapa – siapa saja yang berhak dapat menempati rumah tersebut, dan berapa lama pembangunan tersebut, terhitung dimulainya proyek pengerjaannya, dan disamping itu, spesifikasi teknis bangunan harus sesuai dengan yang telah ditentukan. Tak hanya itu masyarakat juga harus mengawal proyek tersebut agar dapat berjalan dengan baik, karena masyarak berhak mengawal proyek tersebut, karena masyarak adalah pemilik dana dan anggaran proyek tersebut, untuk ituk, Elfin mengajak masyarakat, jika proyek tersbut masih belum jelas, baik bangunannya, maupun diperuntukkan untuk siapa, akan mengadakan jumpa Pers, dan mengundang dinas – dinas terkait, untuk menjelaskan silsilah Rumah tahan gempa tersebut.

Informasi yang didapat, bahwa rumah tahan gempa tersebut diperuntukkan rumah contoh tahan gempa di Perumnas Kencana Soreang tersebut, sudah dipesan oleh Dinas Kimrum Kab. Bandung sehingga tidak ada lagi proses pemesanan atau penjualan. Terlepas dari siapa yang berhak menempatinya, bangunan tersebut jangan dibiarkan terlantar, dan harus digunakan semaksimal mungkin, sesuai peruntukkannya, dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa Barat, selaku Pelaksana, seharusnya segera mengambil tindakan, dan menyelesaikan tuntas unit – unit yang akan dibangun seluruhnya, agar masyarakat tahu dan tidak bingung lagi atas bangunan rumah tahan gempa tersbut, dan proyek tersebut bukan lagi proyek misterius. (Elfin).

News Feed