by

Perlunya Penataan Ulang Kota Bandung. Oleh : Elfin’S. BE

-Nasional-419 views

www.sb.com

Tingkat pembangunan ekonomi di kota Bandung, sangatlah tinggi, sektor perdagangan dan industri, meningkat, tunas – tunas beton tumbuh dengan megahnya, bagaikan jamur yang tumbuh di musim hujan.  Hal ini menyebabkan masalah lingkungan yang serius, beberapa wilayah kota dilanda banjir, kualitas udara di beberapa bagian kota telah melewati baku mutu dan suhu udara bertambah panas.  Kebutuhan terhadap lahan di Kota Bandung yang terus meningkat ini tidak diimbangi dengan ketersediaan lahan karena luas lahan yang ada tetap, dan menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan di Kota Bandung, dan sangat memerlukan pengadaan dan pembangunan lingkungan dalam wujud Ruang Terbuka Hijau (RTH). Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mensyaratkan luas RTH minimal 30% dari luas wilayah kota dengan proporsi 20% RTH publik dan 10% RTH privat.

Semakin  sedikitnya  Ruang  Terbuka  Hijau  (RTH),  serta meningkatnya pencemaran udara karena aktivitas penduduk berkontribusi dalam meningkatkan iklim mikro di Kota Bandung. Aktivitas pencemar yang tergolong besar adalah dari pertumbuhan jumlah  kendaraan.  Selain  pertumbuhan  jumlah  kendaraan, keberadaan   jalan   Tol   Cipularang   turut   meningkatkan  jumlah kendaraan menuju Kota Bandung, dan dengan keberadaan tol Cipularang telah berimplikasi terhadap kualitas udara di Kota Bandung, di titik masuk kota Bandung seperti gerbang tol Pasteur dan jembatan Cikapayang, hal ini menyebabkan meningkatnya pencemaran udara di Kota Bandung, ditambah lagi dengan tidak terawatnya mesin kendaraan.

Kota Bandung Perlu adanya peninjauan dan penataan kembali, dengan Menganalisis kondisi eksisting RTH dan perubahan penggunaan lahan di Kota Bandung, Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan di Kota Bandung, Memprediksi luas dan sebaran RTH Kota Bandung pada tahun 2025, Menganalisis kebutuhan RTH menurut luas wilayah dan jumlah penduduk serta mengetahui tingkat kenyamanan berdasarkan indeks kenyamanan termal, dan Menyusun arahan rencana pengembangan RTH Kota Bandung.

Kota Bandung masih jauh dari proporsi yang diamanatkan UU Nomor 26 Tahun 2007. RTH publik Kota Bandung, meliputi hutan konservasi, hutan kota, taman kota, taman lingkungan, taman pada bangunan milik pemerintah, pemakaman, lapangan olahraga, jalur hijau, sempadan sungai, sempadan jalan, sempadan rel dan RTH lindung setempat.

Pada tahun 1990 kota Bandung terpilih sebagai salah satu kota paling aman di dunia berdasarkan survei majalah Time. ( Red ).

News Feed