by

DALAM MENGHADAPI  TANTANGAN GLOBALISASI DI MASA DEPAN, PELAJAR HARUS MEMPUNYAI JIW TRISATYA DAN DASADARMA.

-Nasional-482 views

Majalengka, sb.com

Hal yang tak terpisahkan dari pelajar salah satunya adalah Gerakan Pramuka. Trisatya dan Dasadarma Pramuka harus ada dalam jiwa anak-anak muda agar mampu menghadapi tantangan globalisasi di masa depan.

Ini disampaikan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat (Jabar), Atalia Praratya saat menghadiri Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang, Kwartir Cabang, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka Masa Bakti 2020-2025 di Pendopo Kabupaten Majalengka, baru – baru ini. Pelantikan berlangsung tertib dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Dijelaskan oleh Kak Atalia, gerakan Pramuka saat ini menghadapi tantangan luar biasa. Mulai dari persaingan di era globalisasi, demoralisasi hingga ancaman kesatuan dan persatuan bangsa. Sehingga, majelis pembimbing cabang dan kwarcab harus berperan aktif mendorong para remaja untuk hadir menjadi yang terdepan menuju dunia yang kompetitif melalui gerakan Pramuka.

Dan harapan Kak Lia, pada pelantikan pengurus yang baru ini, semoga menjadi motivasi dan semangat bagi perkembangan gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka untuk terus meningkatkan kualitas serta kuantitas anak-anak dan remaja melalui pendidikan karakter kepramukaan,”. Kak Atalia pun mengapresiasi inovasi yang dilakukan Kwarcab Majalengka yang telah memiliki divisi inovasi di bidang digital. Ia berharap inovasi seperti itu bisa terus ditingkatkan.

Sekarang banyak yang mengeluhkan pembelajaran daring. Nah, bagaimana caranya gerakan Pramuka turut aktif, inovatif, kreatif, dan solutif untuk menyusun program. Harus dibuat strategi pelaksanaannya,” imbaunya.

Jumlah pengurus yang dilantik berjumlah 40 orang. Di antaranya, Ketua Majelis Pembimbing Cabang yang juga Bupati Majalengka, Karna Sobahi, Ketua Kwarcab yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, Eman Suherman serta Ketua LPK, Herman Suherman.

Suasan Kegiatan Pramuka Menuenangkan.

Dedi Supandi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang juga merupakan anggota Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jabar, menjelaskan, konsep gerakan Pramuka sangat cocok diterapkan untuk mengembangkan potensi remaja. Sebab, orientasi utamanya adalah pengembangan karakter.

“Walaupun, tapi kegiatan Pramuka selalu dilakukan dengan suasana yang menyenangkan dan penuh kebahagiaan. Itu akan akan memberikan dampak baik terhadap pembentukan karakter anak,” ujarnya.

Dedi Supendi menilai, dalam masa adaptasi kebiasaan baru saat ini, kegiatan Pramuka tetap bisa dilakukan. “Misalnya, dalam proses pembinaan bisa melalui daring. Walaupun kondisi saat ini sedikit mempengaruhi, tapi menjadi tantangan yang harus dihadapi,” tuturnya.

Pada pelantikan kali ini, dirangkaikan dengan berbagai kegiatan bakti sosial dan peduli lingkungan. Di antaranya, pembersihan serta menebarkan 50.000 benih ikan di Sungai Cilongkrang, Desa Tegalsari Kecamatan Maja, penanaman pohon, penghijauan lahan, dan pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan. “Kegiatan pelantikan selalu kita rangkaian dengan kegiatan bakti sosial seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Cabang yang juga Bupati Majalengka, Kak Karna Sobahi menyatakan, gerakan Pramuka di Kabupaten Majalengka akan dikerahkan menjadi gerakan yang luar biasa. “Kita punya potensi struktural. Kita punya kwarcab, 26 kwartir ranting dan 680 gugus dengan 65 ribu siswa. Ini jadi target sasaran kita dalam pembinaan Pramuka,” tuturnya.

Selaku Bupati, ia akan berperan aktif memperkuat aktivitas di level gugus, kwartir ranting hingga kwarcab dengan memberikan hibah dari APDB ke gerakan Pramuka. “Insya Allah, konsistensi ini saya jaga,” tuturnya. ( Fien’S ).

 

News Feed