by

Calon Bupati Sumenep dan Wakil Bupati Sumenep Fattah Jasin dan Ali Fikri Warits, Layak Memimpin Kabupaten Sumenep

www.suarabangsaku.com.

Kepala biro Tabloid Suara Anak Bangsa Kabupaten Sumenep, Farhan Aljufri, sebagai masyarakat Pulau Kangean Sumenep, mengaku bangga dengan sosok DR. IR. H. RB. Fattah Jasin. M.S. yang panggilan akrabnya Gus Acing. Menurut Farhan, calon bupati dengan nomor urut 02 ini, sudah layak terpilih sebagai bupati pada Kabupaten Sumenep 2020 – 2025.

“Sosok DR. IR. H. RB. Fattah Jasin layak memimpin Kabupaten Sumenep 2002 – 2025 ke depan. Ia mau sowan ke orang tua dan ini sebagai bukti mempunyai akhlak mulia,” disamping itu beliau juga masih keturunan dari bangsawan di jaman Kerajaan Sumenep, dan sudah banyak menguasai birokrasi kepemerintahan yang selama ini bekerja di Pemerintahan Provinsi Jawa Timur

Melihat ini semua, keluarga besar Tabloid Suara Anak Bangsa Kabupaten Sumenep dan Organisasi Massa Generasi Penggerak Anak Bangsa ( GPAB ) sangat mendukung pasangan bernomor urut 02 ini, demi kemajuan Kabupaten Sumenep.

Kabupaten Sumenep butuh sosok pemimpin yang mempunyai akhlak yang baik serta mempunyai visi membangun Sumenep, serta terus menjalin silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat.

IR. H. RB. Fattah Jasin. M.S, dalam pencalonannya untuk menjadi Bupati Kabupaten Sumenep, merasa terpanggil dimana beliau ingin mewakafkan dirinya dalam membangun Kabupaten Sumenep dan berusaha akan memakmurkan 1,2 Juta masyarakat Sumenep, dan menjadikan Sumenep barokah, yang diantaranya seperti percepatan pertumbuhan ekonomi di kabupaten Sumenep, karena kesejahteraan masyarakat di ukur dari ekonomi.

“Maka percepatan pertumbuhan ekonomi di Sumenep harus kita kejar, supaya kesejahteraan masyarakat Sumenep tercapai”. Ucap Gus Acing.

Dan insfrastruktur pembangunan harus di kembangkan dan dipercepat seperti sarana jalan dan irigasi, untuk kepulauan seperti pembangunan dermaga di setiap kepulau dan yang lain lain.

Gus Acing menambahkan bahwa, karena masyarakat Sumenep religius, dia akan membuat terobosan untuk menjadikan masyarakat Sumenep menjadi religius karena Sumenep ini adalah Keraton yang berbasis ke Islam, sekaligus berkeinginan untuk melakukan reformasi dan birokrasi terkait pelayanan di Pemerintahan kabupaten, (red).

 

 

 

 

News Feed